HATI targetkan memperoleh 38,8% suara

Optimis menang dalam satu putaran

Radio MAS FM, Kota Malang – (Agus Yuwono), Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh tim pasangan Hasanudin Latief dan Arif Dharmawan (HATI), memasuki masa kampanye terbuka putaran pertama ini sudah ada gambaran berapa minimum perolehan suara yang akan didapatkan pasangan tersebut.

”Berdasarkan data yang diperoleh dari tim di lapangan, kami menargetkan minimal bisa memperoleh suara sebanyak 38,8%,” ujar Hasanudin saat ditemui di kantor sekretariat Hati di Jalan Merbabu Kota Malang.

Saat ditanya apa rasionalisasi dari tercapainya target tersebut Hasanudin Latief menolak menjawab dengan alasan data-datanya ada di tim suksesnya. Dengan target sebesar itu, Hasanudin dengan tegas menyatakan dirinya menargetkan menang dalam satu putaran saja dalam proses Pilkada Kota Malang kali ini.

“Pokoknya kita upayakan HATI menang dalam satu putaran saja,” jelas Hasanaudin. (A.Y)

Mega akan hadiri kampanye terakhir IYO

Radio MAS FM, Kota Malang – (Agus Yuwono), Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota malang yang akan segera memasuki tahapan kampanye terbuka putaran dua (kampanye terakhir),membuat semua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Malang saling kuat-kuatan menarik massa melalui konsep dan content kampanye yang mereka lakukan.

Salah satunya cara yang dianggap lumayan jitu mengundang massa adalah kehadiran public figur seperti penyanyi atau artis untuk menghibur atau juga kehadiran tokoh nasional dari partai pengusung atau yang lainnya.

Hal ini juga dilakukan oleh pasangan Peni Suparto dan Bambang Priyo Utomo (pasangan IYO), yang akan mengakhiri kampanyenya dengan mengundang beberapa tokoh-tokoh nasional untuk menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan IYO.

“Untuk kampanye terakhir kita tanggal 15 Juli 2008 nanti, kita akan menghadirkan Ibu Megawati Soekarno Putri untuk hadir di GOR Ken Arok mulai pukul 10.00 WIB,” jelas Ketua Tim Sukes IYO, Priatmoko saat jumpa pers di kantor Media Centre IYO di Jalan Kartini 17B.

Diharapkan dengan kehadiran Megawati nanti akan mampu menarik massa yang lebih besar lagi, sehingga pasangan IYO mampu mendulang suara yang lebih banyak lagi.

“Untuk Pilkada kali ini kita targetkan 40% perolehan suara dari total suara yang masuk,” jelas Priatmoko. (A.Y)

31.557 Gakin di Kota Malang mendapat jatah Jamkesmaskin

Pemerintah Kota Malang menanggung biaya sebesar Rp 31 ribu untuk setiap keluarga miskin

Radio MAS FM, Kota Malang – (Agus Yuwono), Dalam rangka memberikan jaminan kesehatan bagi keluarga miskin (gakin), pemerintah pusat melalui Departemen Kesehatan mengeluarkan kebijakan berupa Jaminan Kesehatan Masyarakat Keluarga Miskin (Jamkesmaskin). Tetapi karena besarnya anggaran yang diperlukan,pemerintah pusat hanya menanggung sebagian saja,sementara sisanya akan diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing.

“Kita sudah siapkan dana sebesar Rp. 1 milyar untuk menindak lanjuti kebijakan pemerintah pusat tersebut,” jelas Pelaksana Tugas Harian (PTH) Walikota Malang, Ir. Ahmad Basuki MM usai melakukan acara temu media di Balaikota Malang pada hari Kamis (10/07/2008).

Sementara itu ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Enny Sekar menyatakan dana sebesar Rp. 1milyar itu akan menanggung jaminan kesehatan sebanyak 31.557 gakin,dimana ssetiap kecamatan jumlah gakin yang ditanggung tidak akan sama karena menyesuaikan dengan kondisi atau jumlah gakin yang ada di wilayah tersebut.

“Setiap gakin akan dijamin kesehatannya atau ditanggung dengan biaya sebesar Rp. 125.000,dimana pemerintah pusat hanya menanggung Rp. 94.000 saja sementara sisanya yang sebesar Rp. 31.000 akan ditanggung oleh pemerintah kota Malang dengan dana yang sudah dialokasikan tersebut,” ujar Enny Sekar.

Dalam rangka menjalankan kebijakan Jamkesmaskin itu maka Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan akan melakukan Memo of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang (RSSA) dan Rumah Sakit Soepraoen (RST) sebagai rumah sakit rujukan bagi gakin untuk menggunakan Jamkesmaskin itu.

“Nantinya Rumah Sakit rujukan itu akan mencatat berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap gakin yang datang berobat yang akan diklaimkan kepada pemerintah kota malang,” jelas Enny Sekar mengakhiri wawancara. (A.Y)

Berikut data-data pemberian Jamkesmaskin sesuai dengan Kecamatan yang ada di Kota Malang :

- Kecamatan Blimbing : 5.500 gakin

- Kecamatan Sukun : 8.425 gakin

- Kecamatan Kedung Kandang : 2.516 gakin

- Kecamatan Lowokwaru : 7.798 gakin

- Kecamatan Klojen : 7.318 gakin

Sumiarsih mengajukan amnesti

Sumiarsih : saya yakin Presiden SBY itu orangnya bijak.

Radio MAS FM, Kota Malang – (Agus Yuwono), Sumiarsih yang menjadi terpidana mati akibat melakukan pembunuhan berencana yang juga mendapat sebutan Algojo Dolly, tetap ngotot tidak ingin ditembak mati karena ingin meninggal dalamkondisi yang wajar (karena usia. red). Hal itu merupakan salah satu isi dari keterangan pers yang diberikannya siang tadi (10/07) di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Sukun Kota Malang.

“Saya akan ajukan amnesti, dan saya yakin akan diterima karena pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono orangnya bijak,” ucap Sumiarsih.

Sumiarsih mengadakan jumpa pers setelah mendapatkan kunjungan dari tim Kejaksaan yang memberikan Berkas Acara yang menerangkan jika Sumiarsih menolakmenanda tangani surat pemberitahuan penolakan grasi oleh presiden.

Berkas Acara itu ditanda tangani oleh Sumiarsih yang langsung memberikan keterangan pers di tempat dirinya ditahan selama ini.

Keterangan pers sempat terhenti, saat salah satu wartawan menanyakan dimana Sumiarsih ingin dimakamkan jika amnesti yang diajukanpun ditolak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Perlu diketahui, kemarin (09/07) Sumiarsih mendapatkan kunjungan beberapa pendeta yang datang bersama tim kejaksaan untuk mendampingi Sumiarsih melakukan ibadah.(AY)

Empat pengurus PKB Kota Malang dipolisikan

Dituduh melakukan penipuan dan penggelapan

Radio MAS FM, Kota Malang – (Agus Yuwono), Dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan, empat orang pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang dilaporkan ke polisi.

Taufik Imam Santoso yang menjadi pelapor melalui Fodhyi Salim selaku pengacaranya menjelaskan Taufik merasa tertipu karena setelah mengeluarkan uang sebesar Rp. 160 juta dengan janji mendapatkan rekomendasi Gus Dur sebagai calon Walikota Malang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang ternyata tidak terbukti. Bahkan rekomendasi Gus Dur itu justru diberikan kepada Fathol Arifin dan Subur Triono.

“Selain itu, biaya sebesar Rp. 160 juta untuk Muyawarah kebangkitan (Muskit) itu realisasinya ternyata tidak sebesar itu,” jelas Fodhyi.

Dengan alasan dirugikan itulah Taufik melalui pengacaranya akan melaporkan empat pengurus PKB Kota Malang itu ke Polwil Malang dengan tuntutan pidana dan tuntutan perdata.

“Empat orang yang dilaporkan ke Polwil Malang itu antara lain Fathol Arifin, KH Nursalim Mafa, Zaini Nashrudin dan Ngatmiati,” jelas Salim.

Keempat pengurus PKB itu dilaporkan terkait keterlibatan mereka dalam pencairan uang sebesar Rp. 160 juta milik Taufik.

“Selain itu Taufik juga pernah mentransfer uang sebesar Rp. 21 juta untuk biaya perjalanan dan akomodasi selama di Jakarta untuk mengurus rekomendasi, yang ternyata hanya akal-akalan saja,” ujar Salim. (AY)